Dinginnya angin malam ini
Menyapa tubuhku
Namun tidak dapat mendinginkan
Hatiku yang kau hangatkan
Terasa tercabarnya kelakianku ini
Dengan sikapmu menentanglah
Aku ini insan kekurangan
Senangnya kau mainkan..
Siapalah aku ini untuk
Memintal buih yang memutih
Menjadi permaidani seperti mana
Yang tertulis dalam novel cinta...
Juga mustahil bagiku
Menggapai bintang di langit
Menjadikan hantaran syarat untuk milikimu semua itu
Sungguh aku tak termampu...
Silap aku juga
Kerana jatuh cinta
Insan sepertimu
Seanggun bidadari
Seharusnya aku cerminkan diri
Ku sebelum tirai kamar aku
Buka mengintaimu...
**kesian kan lelaki nie..
< KisAH yaNG tAKKan haBIS Tuk DICeriTAkan SElagI NyaWa mASih MEnundANGI JasAD.. >
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
It's only when we truly know and understand that we have a limited time on earth.. and that we have no way of knowing when our time is up.. that we will begin to live each day to the fullest, as if it was the only one we had. (Elisabeth Kubler-Ross)
Tuan TaNAh...
MaSA iTu FuLUs..
HalWa TeLiNgA..
CeRitA TuAn TaNaH...
-
▼
2011
(84)
-
▼
May
(19)
- kite tetap bersama..:)
- #1#
- she's there when we need her..
- jadi diri sendiri..
- smile....
- perubahan itu penting..
- ketentuan..
- negatif..
- bersabarlah wahai hati..
- renungan yang akan membuatkanmu kembali tersenyum
- saya nak tgok bola..
- bila susah, sume pon boleh..
- thats the name of life..
- bila suara minoriti bercakap..
- selamat hari ibu + happy mother's day..
- lindungilah family saya..
- kalau lah kat umah..
- ikhlaskah kita??
- mencapai target..
-
▼
May
(19)
ChiT-cHAT JoM...
SaNg ReRaMa BerTerBaNgAN..
yANg SeTIa...
Total Pageviews
Powered by Blogger.



0 oRang TinGGal JeJAK:
Post a Comment